PENGERTIAN DAN TUJUAN


PNPM Mandiri adalah Program Nasional penanggulangan kemiskinan terutama yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Pengertian yang terkandung mengenai PNPM Mandiri adalah :


  1. PNPM Mandiri adalah program nasional dalam wujud kerangka kebijakan sebagai dasar dan acuan pelaksanaan program-program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. PNPM Mandiri dilaksanakan melalui harmonisasi dan pengembangan sistem serta mekanisme dan prosedur program, penyediaan pendampingan dan pendanaan stimulan untuk mendorong prakarsa dan inovasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang berkelanjutan.
  2. Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk menciptakan/meningkatkan kapasitas masyarakat, baik secara individu maupun berkelompok, dalam memecahkan berbagai persoalan terkait upaya peningkatan kualitas hidup, kemandirian dan kesejahteraannya. Pemberdayaan masyarakat memerlukan keterlibatan yang besar dari perangkat pemerintah daerah serta berbagai pihak untuk memberikan kesempatan dan menjamin keberlanjutan berbagai hasil yang dicapai.
Sedangkan Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan Program PNPM Mandiri ini adalah :

Tujuan Umum 
Meningkatnya kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin secara mandiri.

Tujuan Khusus


  1. Meningkatnya partisipasi seluruh masyarakat, termasuk masyarakat miskin, kelompok perempuan, komunitas adat terpencil dan kelompok masyarakat lainnya yang rentan dan sering terpinggirkan ke dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan.
  2. Meningkatnya kapasitas kelembagaan masyarakat yang mengakar, representatif dan akuntabel.
  3. Meningkatnya kapasitas pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama masyarakat miskin melalui kebijakan, program dan penganggaran yang berpihak pada masyarakat miskin (pro-poor)
  4. Meningkatnya sinergi masyarakat, pemerintah daerah, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat dan kelompok perduli lainnya untuk mengefektifkan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan.
  5. Meningkatnya keberadaan dan kemandirian masyarakat serta kapasitas pemerintah daerah dan kelompok perduli setempat dalam menanggulangi kemiskinan di wilayahnya.
  6. Meningkatnya modal sosial masyarakat yang berkembang sesuai dengan potensi sosial dan budaya serta untuk melestarikan kearifan lokal.
  7. Meningkatnya inovasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna, informasi dan komunikasi dalam pemberdayaan masyarakat.
Reade more >>

Management Provinsi

Koordinator
Koordinator Provinsi
: Catur Handoko, ST
Tenaga Ahli (Spesialis)
Spesialis MIS
: Yeni Agustiani, S Kom
Spesialis Training
: Dra. Sri Sumaryani, MM
Spesialis FMS
:
Spesialis PPM
: Imam Halimi, SH.
Spesialis HRD
: Henni Febriyanti, ST
Spesialis Infrastruktur
: Rahmatullah, ST
Spesialis IEC
: Mohammad Nasir
Spesilais MIS Generasi
:
Spesialis Generasi
:
Supporting Staff
Administrasi Provinsi
: Kemala Mardiana, SE
Finance
: Sellyna Dwi Anggraini, SP MSi
Sekretaris
: Wien Prima Sari, A.Md
Operator 1
: Fetty Anggraini Octarina, SKM
Operator 2
: Gesit Pradama Tanor
Operator 3
: Rahmi Oktarini, SE
Office Guard
: Supriyadi
Office Boy
: Qoyub Rojak Prayoga
Driver 1
: Suryadi
Driver 2
: Romadhon
Reade more >>

.